Dzikrihf.com | Media Informasi Positif 6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan - Dzikrihf.com

6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan
6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Daftar Isi ( Lihat )
6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Dzikrihf.com - Kesempatan bertemu Ramadhan merupakan karunia Allah S.W.T yang sangat berharga. Ramadhan adalah bulan bertabur keutamaan dan kemuliaan. Ramadhan juga merupakan ajang bagi seorang muslim untuk menambah keiman, ketakwaan, dan bekal amal untuk akhirat. Oleh karena itu kedatanganya perlu disambut dengan persiapan yang serius. Nah kali ini penulis akan memberikan informasi kepada kamu tentang 6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadhan berikut penjelasannya : 

1. Do`a

Do’a merupakan ibadah yang dengannya para hamba mengkomunikasikan hajat dan harapan mereka kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dalam kaitannya dengan menyongsong dan menyambut bulan suci Ramadhan, do’a yang dimaksud adalah memohon kepada Allah dikaruniai umur panjang hingga berjumpa dengan bulan Ramadhan. Para ulama dahulu memohon kepada Alloh agar di pertemukan dengan Ramadhan sejak enam bulan sebelumnya. 

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَب، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad). Merupakan salah satu do`a yang masyhur yang digunakan para salafus salih rahimakumullah.

2. Bergembira dengan kedatangan bulan suci Ramadhan.

Diantara tanda tanda keimanan satu hamba ialah mereka yang bergembira dan bersukacita dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Dimana pada bulan suci Ramadhan ini seluruh ganjaran amal kebaikan dilipat gandakan, kasih sayang Allah ditumpahkan dalam sepuluh hari pertama bulan Ramadhan, pintu pengampunan dibuka lebar pada sepuluh hari kedua, dan pembebasan dari neraka diterapkan pada sepuluh hari ketiga. Terlebih lagi pada bulan ini terdapat tamu agung yang akan datang, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan (Lailatul Qadar). 

3. Tekad yang kuat dan niat yang tulus.

Seperti dikatakan di atas, perasaan senang akan kedatangan Ramadhan akan melahirkan tekad yang kuat serta niat yang tulus dan jujur untuk memanfaatkan bulan Ramadhan. Selanjutnya tekad yang kuatdan niat yang tulus tersebut akan membuat seseorang lebih bersemangat dalam mengisi Ramadhan dengan berbagai ibadah dan kebaikan.

Selain itu, tekad dan niat yang jujur untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan ibadah dapat menjadi sebab datangnya taufik dan kemudahan dari Allah S.W.T. Artinya ketika Allah mengetahui bahwa di dalam hati hamba-Nya terhunjam tekad yang kuat dan niat sungguh-sungguh untuk meraih keutamaan Ramadhan, maka Allah akan memberikan kemudahan kepada hamba-NYA tersebut. Allah akan memberikan kemudahan dalam melakukan ketaatan dan berbagai ibadah pada bulan Ramadhan.

4. Bertaubat sebelum datangnya Ramadhan.

Taubat dari dosa dan maksiat perlu dilakukan seorang hamba dalam meyambut dan menyongsong bulan Ramadhan karena pada bulan Ramadhan nanti, kita akan melakukan berbagai ibadah dan ketaatan kepada Allah. Sementara, dosa dan maksiat dapat menghalangi seseorang dari ketaatan. Sebab, dosa dan maksiat dapat mengotori dan menutupi hati. Seorang hamba yang banyak melakukan dosa dan maksiat biasanya berat dalam melakukan ibadah dan amal shaleh.

Oleh karena itu marilah kita berusaha bersihkan hati dari noda dosa dan maksiat dengan memperbanyak taubat dan istighfar. Mari teladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bertaubat dan beristighfar lebih 70 kali dalam sehari. Taubat yang sebenar-benarnya taubat (nasuha), yakni dengan meninggalkan dan menyesali dosa pada masa lalu serta bertekad untuk tidak lagi mengulangi dosa tersebut. Karena itu kita harus selalu memperbarui taubat dan istighfar kita. Semoga Allah memberikan taufiq dan kemudahan melakukan ibadah di bulan Ramadhan nanti.

5. Persiapan dan Perencanaan target.

Persoalan yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan dalam menyambut dan menyongsong Ramadhan adalah persiapan dan perencanaan target. sifatnya memang teknis tapi penting. Karena gagal menyiapkan dan merencanakan sama halnya dengan menyiapkan dan merencanakan kegagalan. Agenda ibadah dan amal shaleh pada bulan Ramadhan misalnya puasa, shalat tarawih, tilawah al-Qur’an, sedekah, dan ibadah-ibadah lainnya perlu disiapkan dan direncanakan dengan matang. Persiapan dan perencanaan yang baik insya Allah akan sangat membantu memaksimalkan ibadah dan amal shaleh pada bulan Ramadhan yang mulia nanti.

Diantara ibadah yang perlu disiapkan dan direncanakan pada bulan Ramadhan nanti, misalnya target bacaan al-Qur’an. Ini penting, guna memaksimalkan kualitas dan kuantitas bacaan al-Qur’an kita di bulan yang mulia ini. Mengingat tilawah al-Qur’an merupakan salah satu amalan utama yang menyertai ibadah puasa. Ramadhan disebut pula sebagai syahrul Qur’an. Karena Ramadhan merupakan bulan diturunkannya al-Qur’an.

6. Ilmu 

Ilmu sangat penting sebelum kita beramal, karena syarat diterimannya amal setelah ikhlas adalah mutaba’ah. Yakni amal tersebut harus benar dan bersesuaian dengan syari’at dan sunnah. Oleh karena itu guna menyambut Ramadhan dengan ilmu, perlu kiranya menyegarkan kembali pelajaran tentang fiqh ibadah pada bulan Ramadhan. Semisal fiqih puasa, shalat tarwih, zakat, sedekah, dan iabadah-ibadah lainnya.

Demikian penjelasan tentang 6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadhan yang dapat penulis berikan kepada kalian, semoga bisa menjadi referensi bagi kalian yang bingung apa yang harus di persiapkan sebelum ramadhan, karena tidak cukup jika kita hanya mempersiapkan harta saja sedangkan persiapan yang lainnya di abaikan. 
Wassalam.
Sumber : wahdah or id

6 Responses to "6 Persiapan Diri Menyambut Bulan Suci Ramadhan"

  1. Semoga persiapan ini untuk bulan ramadhan yang akan datang kita bisa mendapatkan malam lailatul qodar aminnn

    ReplyDelete
  2. doakan gan supaya puasa tahun ini tamat, ane sering bolong hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin.. Kita saling mendoakan saja gan.

      Thanks udah mampir.

      Delete
  3. Semoga Ramadan taun ini lbh berkah.
    Mampir juga ke blog sya Almustari Blog

    ReplyDelete

Dilarang Menghina, Promosi (iklan), Menyelipkan Link Aktif, dsb.
Dilarang berkomentar berbau Porno, Spam, Sara, Provokasi.
Berkomentarlah yang Sopan, Bijak, dan Sesuai Artikel.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel